Minggu, 30 Oktober 2011

KOPERASI

Prinsip koperasi

Prinsip koperasi adalah suatu sistem ide-ide abstrak yang merupakan petunjuk untuk membangun koperasi yang efektif dan tahan lama.[3] Prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan International Cooperative Alliance (Federasi koperasi non-pemerintah internasional) adalah keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela, pengelolaan yang demokratis, partisipasi anggota dalam [ekonomi]], kebebasan dan otonomi, serta pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi.

Keunggulan koperasi

Kemungkinan koperasi untuk memperoleh keunggulan komparatif dari perusahaan lain cukup besar mengingat koperasi mempunyai potensi kelebihan antara lain pada skala ekonomi, aktivitas yang nyata, faktor-faktor precuniary, dan lain-lain.

[sunting] Kewirausahaan koperasi

Kewirausahaan koperasi adalah suatu sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif, dengan mengambil prakarsa inovatif serta keberanian mengambil risiko dan berpegang teguh pada prinsip identitas koperasi, dalam mewujudkan terpenuhinya kebutuhan nyata serta peningkatan kesejahteraan bersama.[5] Dari definisi tersebut, maka dapat dikemukakan bahwa kewirausahaan koperasi merupakan sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif[5]
Tugas utama wirakop adalah mengambil prakarsa inovatif, artinya berusaha mencari, menemukan, dan memanfaatkan peluang yang ada demi kepentingan bersama.[5] Kewirausahaan dalam koperasi dapat dilakukan oleh anggota, manajer birokrat yang berperan dalam pembangunan koperasi dan katalis, yaitu orang yang peduli terhadap pengembangan koperasi.

Pengurus koperasi

Pengurus koperasi dipilih dari kalangan dan oleh anggota dalam suatu rapat anggota. Ada kalanya rapat anggota tersebut tidak berhasil memilih seluruh anggota Pengurus dari kalangan anggota sendiri. Hal demikian umpamanya terjadi jika calon-calon yang berasal dari kalangan-kalangan anggota sendiri tidak memiliki kesanggupan yang diperlukan untuk memimpin koperasi yang bersangkutan, sedangkan ternyata bahwa yang dapat memenuhi syarat-syarat ialah mereka yang bukan anggota atau belum anggota koperasi (mungkin sudah turut dilayani oleh koperasi akan tetapi resminya belum meminta menjadi anggota).

Pendapat mereka mengenai koperasi
- Dr.C.C. Taylor
Beliau adalah seorang ahli ilmu Sosiologi, dapat diperkirakan tinjauan beliau adalah tinjauan yang menganggap bahwa Koperasi adalah konsep sosiologi. Menurutnya koperasi ada dua ide dasar yang bersifat sosiologi yang penting dalam pengertian kerja sama :
  1. Pada dasarnya orang lebih menyukai hubungan dengan orang lain secara langsung. Hubungan paguyuban lebih disukai daripada hubungan yang bersifat pribadi.
  2. Manusia (orang) lebih menyukai hidup bersama yang salig menguntungkan dan damai daripada persaingan.
Sesuai dengan pandangan Taylor tersebut Koperasi dianggap lebih bersifat perkumpulan orang daripada perkumpulan modal, selain dari sudut pandang ETIS/ RELIGIOUS dan sudut pandang EKONOMIS.
- Intenational Labour Office (ILO)
Menurut ILO definisi koperasi adalah sebagai berikut :
….. Cooperation is an association of person, usually of limited means, who have voluntaily joined together to achieve a common economic and through the formation of a democratically controlled businnes organization, making equitable
contribution of the capital required and eccepting a fair share of the risk and benefits of the undertaking.
Definisi di atas terdiri dari unsur unsur berikut :
  1. Kumpulan orang orang
  2. Bersifat sukarela
  3. Mempunyai tujuan ekonomi bersama
  4. Organisasi usaha yang dikendalikan secara demokratis
  5. Kontribusi modal yang adil
  6. Menanggung kerugian bersama dan menerima keuntungan secara adil.
- Margaret Digby
Menulis tentang “ The World Cooperative Movement “ mengatakan bahwa koperasi adalah :
  1. Kerjasama dan siap untuk menolong
  2. Adalah suatu usaha swasta tetapi ada perbedaan dengan badan usaha swasta lain dalam hal cara untuk mencapai tujuannya dan penggunaan alatnya.
- Dr. C.R Fay
…..suatu perserikatan dengan tujuan berusaha bersama yang terdiri atas mereka yang lemah dan diusahakan selalu dengan semangan tidak memikirkan diri sendiri sedemikian rupa. Sehingga masing masing sanggup menjalankan kewajibannya sebagai anggota dan mendapat imbalan sebanding dengan tingkat hubungan mereka dengan perserikatan itu.
- Dr. G. Mladenata
Didalam bukunya “ Histoire des Doctrines Cooperative “ mengemukakan bahwa koperasi terdiri atas produsen produsen kecil yang tergabung secara sukarela untuk mencapai tujuan bersama ,dengan saling bertukar jasa secara kolektif dan menanggung resiko bersama dengan mengerjakan sumber sumber yang disumbangkan oleh anggota.
- H.E. Erdman
Bukunya “ Passing Monopoly as an aim of Cooperative” mengemukakan definisi sebagai berikut :
  1. koperasi melayani anggota, yang macam pelayanannya sesuai dengan macam koperasi
  2. rapat anggota memutuskan kebijakan dasar juga mengangkat dan meberhentikan pengurus
  3. pengurus bertanggung jawab dalam menjalankan usaha dan dapat mengangkat karyawan untuk melaksanakan kebijaksanaan yang diterima dari rapat anggota.
  4. Tiap anggota mempunyai hak satu suara dalam rapat anggota tahunan. Partisipasi anggota lebih diutamakan daripada modal yang dimasukan.
  5. Anggota membayar simpanan pokok, wajib dan sukarela. Koperasi juga dimungkinkan meminjam modal dari luar.
  6. Koperasi membayar bunga pinjaman sesuai dengan batas yang berlaku yaitu sesuai dengan tingginya yang berlaku di masyarakat.
  7. SHU ( Sisa Hasil Usaha ) dibayar pada anggota yang besarnya sesuai dengan jasa anggota
  1. Dalam hal mengalami kegagalan, anggota hanya bertanggung jawab sebesar simpananya di koperasi
- Frank Robotka
Bukunya yang berjudul “ A Theory of Cooperative “ menyakan bahwa penulis penulis Amerika serikat umumnya menerima ide ide tentang koperasi sebagai berikut :
  1. koperasi adalah suatu bentuk badan usaha yang anggotanya merupakan langganannya. Koperasi diorganisasikan , diawasi dan dimiliki oleh para anggotanya yang bekerja untuk kemanfaatan mereka sendiri
  2. praktek usahanya sesuai dengan prinsip prinsip Rochdale
  3. Koperasi adalah suatu kebalikan dari persaingan yaitu bahwa anggota lebih bersifat kerja sama daripada bersaing diantara mereka
  4. Koperasi bukan perkumpulan modal dan tidak mengejar keuntungan, lain dengan badan usaha bukan koperasi yang mengutamakan modal dan berusaha mendapatkan keuntungan
  5. Keanggotaan koperasi berdasarkan atas perseorangan bukan atas dasar modal
- Dr. Muhammad Hatta
Dalam bukunya “ The Movement in Indonesia” beliau mengemukakan bahwa koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarka tolong menolong. Mereka didorong oleh keinginan memberi jasa pada kawan “ seorang buat semua dan semua buat seorang” inilah yang dinamakan Auto Aktivitas Golongan, terdiri dari :
  1. Solidaritas
  2. Individualitas
  3. Menolong diri sendiri
  4. Jujur
- UU No. 25 Tahun 1992 (Perkoperasian Indonesia)
Koperasi adalah Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang beradasarkan atas dasar asas kekeluargaan.
Itulah beberapa pengertian mengenai Koperasi, yang sudah menjelaskan pengertian pengertian koperasi dari berbagai sisi. Namun jika hanya sebatas pengertian tidak akan cukup untuk lebih mengenal koperasi, maka akan dicoba menjelaskan selanjutnya mengenai hal hal apa saja yang ada di dalam manajemen koperasi.

APA KEWAJIBAN DAN HAK ANGGOTA ?
Anggota koperasimemiliki peran ganda, sebagai pemilik sekaligus pengguna pelayanan koperasi. Sebagai pemilik, anggota berpartisipasi dalam memodali, mengambil keputusan, mengawasi, dan menanggung resiko. Sebagai pengguna, anggota berpartisipasi dalam memanfaatkan pelayanan koperasi. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan dan bila dilanggar, maka akan dikenakan sanksi. Sedangkan hak adalah sesuatu yang seharusnya diperoleh. Bila hak ini tidak terpenuhi, maka yang bersangkutan dapat menuntut. Tetapi bila hak tersebut tidak digunakan, maka tidak ada sanksi untuk itu.
Anggota koperasi berkewajiban :
  1. mematuhi AD dan ART serta keputusan yang telah ditetapkan dalam Rapat Anggota.
  2. menanda tangani perjanjian kontrak kebutuhan. Sehingga, anggota bemar benar sebagi pasar tetap dan potensial bagi koperasi.
  3. menjadi pelangan tetap
  4. memodali koperasi
  5. mengembangkan dan memelihara kebersamaan atas dasar kekeluargaan
  6. menjaga rahasia perusahaan dan organisasi koperasi kepada pihak luar
  7. menanggung kerugian yang diderita koperasi, proporsional dengan modal yang disetor.
Anggota koperasi berhak :
  1. Menghadiri, menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam rapat anggota.
  2. memilih pengurus dan pengawas
  3. dipilih sebagai pengurus atau pengawas
  4. meminta diadakan rapat anggota
  5. mengemukakan pendapat kepada pengurus di luar rapat anggota, baik diminta atau tidak
  6. memnfaatka pelayanan koerasi dan mendapat pelayanan yang samadengan anggota lain,
  7. mendapat keterangan mengenai perkembangan koperasi
Daftar Pusaka :

    Minggu, 29 Mei 2011

    MENAHAN SEGALA NAFSU. .(PUASA)

    • Rasulullah Saw menaiki mimbar (untuk berkhotbah). Menginjak anak tangga (tingkat) pertama beliau mengucapkan, “Aamin”, begitu pula pada anak tangga kedua dan ketiga. Seusai shalat para sahabat bertanya, “Mengapa Rasulullah mengucapkan “Aamin”? Beliau lalu menjawab, “Malaikat Jibril datang dan berkata, “Kecewa dan merugi seorang yang bila namamu disebut dan dia tidak mengucap shalawat atasmu” lalu aku berucap “Aamin.” Kemudian malaikat berkata lagi, “Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan hidup bersama kedua orang tuanya tetapi dia tidak sampai bisa masuk surga.” Lalu aku mengucapkan “aamin”. Kemudian katanya lagi, “Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan (hidup) pada bulan Ramadhan tetapi tidak terampuni dosa-dosanya.” Lalu aku mengucapkan “Aamin.” (HR. Ahmad)
      
    • Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (HR. Bukhari)
    •   Allah ‘Azza wajalla mewajibkan puasa Ramadhan dan aku mensunahkan shalat malam harinya. Barangsiapa berpuasa dan shalat malam dengan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka dia keluar dari dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya. (HR. Ahmad)

    •   Dari Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam bersabda, "Barangsiapa yang berbuka (tidak berpuasa) sehari di bulan Ramadlan tanpa mendapatkan rukhshoh (keringanan) dan juga tanpa adanya sakit, maka seluruh puasa yang dilakukannya selama setahun tidak dapat menimpalinya (membayarnya)." (HR.at-Turmudziy) 


    • Hadis riwayat Umar bin Abu Salamah ra.: Bahwa ia bertanya kepada Rasulullah saw.: Bolehkah orang yang sedang berpuasa itu berciuman (dengan istrinya)? Rasulullah saw. menjawab: Tanyakan saja kepada Ummu Salamah. Kemudian ia (Ummu Salamah) memberitahukan kepadanya bahwa Rasulullah saw. melakukannya. Umar bin Abu Salamah lalu berkata: Wahai Rasulullah, bukankah Allah telah mengampuni dosa baginda yang lalu dan yang akan datang? Rasulullah saw. bersabda padanya: Demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling takwa kepada Allah dari kalian.(Shahih Muslim No.1863)

    • Hadis riwayat Ibnu Abbas ra.: Bahwa Rasulullah saw. bepergian pada tahun penaklukan kota Mekah di bulan Ramadan. Beliau tetap berpuasa hingga tiba di daerah Kadid, beliau tidak berpuasa. Dan para sahabat Rasulullah saw. selalu mengikuti kejadian demi kejadian karena perintahnya. (Shahih Muslim No.1875)

    Keajaiban SEDEKAH. .

    • Rasulullah SAW pernah berkata, bahwa setiap masuk pagi, ada dua malaikat mengajukan permohonan mereka kepada Allah SWT. Malaikat pertama berdoa:”Ya Allah berikanlah ganti bagi orang yang menginfaqkan hartanya”. Yang kedua berdoa:” Ya Allah jadikanlah semakin tidak punya orang yang pelit terhadap hartanya.”  
    •  Allah Tabaraka wata’ala berfirman (di dalam hadits Qudsi): “Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu.” (HR. Muslim)  

    • Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah Saw, “Sodaqoh yang bagaimana yang paling besar pahalanya?” Nabi Saw menjawab, “Saat kamu bersodaqoh hendaklah kamu sehat dan dalam kondisi pelit (mengekang) dan saat kamu takut melarat tetapi mengharap kaya. Jangan ditunda sehingga rohmu di tenggorokan baru kamu berkata untuk Fulan sekian dan untuk Fulan sekian.” (HR. Bukhari) 
    • Tiap muslim wajib bersodaqoh. Para sahabat bertanya, “Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?” Nabi Saw menjawab, “Bekerja dengan ketrampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu bersodaqoh.” Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?” Nabi menjawab: “Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi menjawab: “Menyuruh berbuat ma’ruf.” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi Saw menjawab, “Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah sodaqoh.” (HR. Bukhari dan Muslim)

    • Barangsiapa diberi Allah harta dan tidak menunaikan zakatnya kelak pada hari kiamat dia akan dibayang-bayangi dengan seekor ular bermata satu di tengah dan punya dua lidah yang melilitnya. Ular itu mencengkeram kedua rahangnya seraya berkata, “Aku hartamu, aku pusaka simpananmu.” Kemudian nabi Saw membaca firman Allah surat Ali Imran ayat 180: “Dan janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi.” (HR. Bukhari)

    •  Abu Dzarr Ra berkata bahwa beberapa sahabat Rasulullah Saw berkata, “Ya Rasulullah, orang-orang yang banyak hartanya memperoleh lebih banyak pahala. Mereka shalat sebagaimana kami shalat dan berpuasa sebagaimana kami berpuasa dan mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta mereka.” Nabi Saw lalu berkata, “Bukankah Allah telah memberimu apa yang dapat kamu sedekahkan? Tiap-tiap ucapan tasbih adalah sodaqoh, takbir sodaqoh, tahmid sodaqoh, tahlil sodaqoh, amar makruf sodaqoh, nahi mungkar sodaqoh, bersenggama dengan isteri pun sodaqoh.” Para sahabat lalu bertanya, “Apakah melampiaskan syahwat mendapat pahala?” Nabi menjawab, “Tidakkah kamu mengerti bahwa kalau dilampiaskannya di tempat yang haram bukankah itu berdosa? Begitu pula kalau syahwat diletakkan di tempat halal, maka dia memperoleh pahala. (HR. Muslim)

    Jumat, 27 Mei 2011

    Direct and Indirect Speech

    When using indirect or reported speech, the form changes. Usually indirect speech is introduced by the verb said, as in I said, Bill said, or they said. Using the verb say in this tense, indicates that something was said in the past. In these cases, the main verb in the reported sentence is put in the past. If the main verb is already in a past tense, then the tense changes to another past tense; it can almost be seen as moving even further into the past.
    Verb tense changes also characterize other situations using indirect speech. Note the changes shown in the chart and see the table below for examples. With indirect speech, the use of that is optional.

    Direct Speech Þ Indirect Speech
    simple present
    He said, “I go to school every day.”
    Þ simple past
    He said (that) he went to school every day.
    simple past
    He said, “I went to school every day.”
    Þ past perfect
    He said (that) he had gone to school every day.
    present perfect
    He said, “I have gone to school every day.”
    Þ past perfect
    He said (that) he had gone to school every day.
    present progressive
    He said, “I am going to school every day.”
    Þ past progressive
    He said (that) he was going to school every day.
    past progressive
    He said, “I was going to school every day.”
    Þ perfect progressive
    He said (that) he had been going to school every day,
    future (will)
    He said, “I will go to school every day.”
    Þ would + verb name
    He said (that) he would go to school every day.
    future (going to)
    He said, “I am going to school every day.”
    Þ present progressive
    He said (that) he is going to school every day.
      past progressive
    He said (that) he was going to school every day
    Direct Speech Þ Indirect Speech
    auxiliary + verb name
    He said, “Do you go to school every day?”
    He said, “Where do you go to school?”
    Þ simple past
    He asked me if I went to school every day.*
    He asked me where I went to school.
    imperative
    He said, “Go to school every day.”
    Þ infinitive
    He said to go to school every day.

    *Note than when a Yes/No question is being asked in direct speech, then a construction with if or whether is used. If a WH question is being asked, then use the WH to introduce the clause. Also note that with indirect speech, these are examples of embedded questions.
    The situation changes if instead of the common said another part of the very to say is used. In that case the verb tenses usually remain the same. Some examples of this situation are given below.

    Direct Speech Þ Indirect Speech
    simple present + simple present
    He says, “I go to school every day.”
    Þ simple present + simple present
    He says (that) he goes to school every day.
    present perfect + simple present
    He has said, “I go to school every day.”
    Þ present perfect + simple present
    He has said (that) he goes to school every day.
    past progressive + simple past
    He was saying, “I went to school every day.”
    Þ past progressive + simple past
    He was saying (that) he went to school every day.
      past progressive + past perfect
    He was saying (that) he had gone to school every day.
    future + simple present
    He will say, “I go to school every day.”
    Þ future + simple present
    He will say (that) he goes to school every day.

    Another situation is the one in which modal constructions are used. If the verb said is used, then the form of the modal, or another modal that has a past meaning is used.

    Direct Speech Þ Indirect Speech
    can
    He said, “I can go to school every day.”
    Þ could
    He said (that) he could go to school every day.
    may
    He said, “I may go to school every day.”
    Þ might
    He said (that) he might go to school every day.
    might
    He said, “I might go to school every day.”
       
    must
    He said, “I must go to school every day.”
    Þ had to
    He said (that) he had to go to school every day.
    have to
    He said, “I have to go to school every day.”
       
    should
    He said, “I should go to school every day.”
    Þ should
    He said (that) he should go to school every day.
    ought to
    He said, “I ought to go to school every day.”
    Þ ought to
    He said (that) he ought to go to school every day.

    While not all of the possibilities have been listed here, there are enough to provide examples of the main rules governing the use of indirect or reported speech. For other situations, try to extrapolate from the examples here, or better still, refer to a good grammar text or reference book.
    Some other verbs that can be used to introduce direct speech are: ask, report, tell, announce, suggest, and inquire. They are not used interchangeably; check a grammar or usage book for further information.

    http://www.athabascau.ca/courses/engl/155/support/direct_and_indirect_speech.htm

    Rabu, 25 Mei 2011

    Aku Master Winning!!

    Assalamualaikum. . .
    Para pecinta bola pasti tahu sebuah games bola yang fenomenal..
    WINNING ELEVEN..
    games yang pertama kali muncul di saat demam piala dunia 1998.Mulai dari winning 1 sampai
    sekarang menjadi winning 10 pangkat 1.000.000.000(haha) tetap tidak ada habis-habisnya bagi penggemar.
    Nah,dalam games ini ada sebuah keskralan bagi kaum-kaum yang  menekuninya.Yaitu menjadi MASTER WINNING!!. .
    tidak mudah untuk menjadi master winning.butuh ketekunan dan teknik yang tinggi.
    maka dari itu bertekadlah untuk menjadi master winning.karena sebuah kebanggaan apabila
    orang-orang takut untuk melawan kita.
    CHAYO WINNING ELEVEN!!

    Selasa, 24 Mei 2011

    Elegant

    Sesungguhnya menjadi pria yang itu tidak mudah. . .
    Ada kalanya kita sebagai laki-laki harus menelaah kembali apa itu pria. . .
    Banyak tanggung jawab, tantangan, dan tugas yang sebenarnya telah ada. . .
    Sebelum kita mengenal arti pria. . .

    Elegant, ya. . .
    Mungkin ini sebuah kata yang harus kita resapi sedalam mungkin. . .
    Karena kata inilah yang sangat bercahaya atas makna pria. . .
    Tidak mudah bagi kita untuk bisa mengenal elegant.

    Elegant, ya. . .
    Mulai saat ini agar kita lebih mengenal arti pria
    Sebelum didahului tanggung jawab, tantangan dan tugas. . .
    Ketahuilah kalian, jadilah elegant. . .
    DAN JADILAH PRIA. . .

    Senin, 16 Mei 2011

    Tugas Reading 1

              Most people work to earn a living, and produce goods and service. Goods are either agricultural ( like maize bnd milk ) or manufactured ( like cars and paper ). Sevice are sucs things as education, medicine and commerce. Some people provide goods; some provide service. Other people provide both goods and service. For example, in the same garage a man may buy a car or some service which helps him to maintain his car.

              The word people do is called economical activity. all economic activities tegether make up to the economic system of a town, a city, a country or the world. Such an aconomic system is the sum-total of what people do and what they want. The work people undertake either provide what they  need or provides the money with wich they can buy essential commodities. Of course, must people hope to earn enought money to buy commodities and service which are non essential buy which provide some particular personal satisfaction, like toys for children, visit to cinema and book.





              Kebanyakan orang bekerja untuk mencari nafkah, dan menghasilkan barang dan jasa. Barang hasil pertanian ( seperti jagung dan susu ) atau manufaktur ( seperti mobil dan kertas ). Layanan adalah hal-hal seperti pendidikan, obat-obatan dan perdagangan. Beberapa orang menyediakan barang ; beberapa mneyediakan layanan. Ada juga orang yang menyediakan barang dan jasa sekaligus. Misalnya, di garasi yang sama seorang pria bisa membeli mobil atau beberapa layanan yang membantu dia untuk menjaga mobilnya.

              Orang yang melakukan pekerjaan disebut aktifitas ekonomi. Semua kegiatan ekonomi bersama-sama membentuk sistem ekonomi dari sebuah kota, negara, atau dunia. Seperti sistem ekonomi adalah total jumlah dari apa yang dilakukan dan apa yang mereka inginkan.Para pekerja melakukan apa yang mereka butuhkan atau menyediakan uang mereka untuk membeli kebutuhan penting. Tentu saja, kebanyakan orang berharap untuk mendapatkan uang yang memadai untuk membeli kebutuhan dan jasa yang dimana non essensial yang menyediakan beberapa kepuasan pribadi tertentu, seperti mainan untuk anak-anak, kunjungan ke bioskop dan buku-buku.

    Jumat, 13 Mei 2011

    Penyempurnaan Seorang Manusia

    Penyempurnaan seorang manusia.

    Hari ini ku imbas kembali kenangan lama
    Mengenangi detik-detik berlalu
    Sekali lagi, mengenangi detik-detik berlalu

    Penyempurnan seorang mannusia.

    Dan kegembiraan yang tiba akhirnya
    Harapan hancur, impian berderai
    Menandai hari silih berganti

    Penyempurnaan seorang manusia.

    Dari pelajaran yang diperoleh
    Duka yang sering melanda
    Semuanya dari kuasa yang Esa
    Rabb...

    Penyempurnaan seorang manusia.

    Betapa Tuhan mampu mengambil kehidupan
    Dan memberikan permulaan baru
    Hanya kalau aku percaya
    Apapun itu, Dia mampu melakukan
    Asal aku sanggup menjalani

    Penyempurnaan seorang manusia.

    Dan setiap dugaan dalam hati
    Membawa semakin dekat dengan-Nya pada malam
    Berharap dihadirkan kekuatan hari demi hari
    Sampai semuanya bersinar terang benderang
    Dari semua kenangan masa silam
    Betapa cinta Tuhan menggunakan tetesan air mata
    Menghadirkan seorang manusia yang lebih sempurna
    Untuk mendampingi
    PENYEMPURNAAN SEORANG MANUSIA



    .Lizan.

    Minggu, 27 Maret 2011

    Passive Voice

           Passive Voice atau ada juga yang menyebutnya Passive Forms merupakan salah satu bentuk kalimat dalam Bahasa Inggris. Dalam definisi singkatnya Passive Voice berarti suatu bentuk kata kerja transitif dimana secara tata Bahasa Inggris subjek dari kalimat berpelaku sebagai ‘pasien’, yaitu yang menerima aksi dari sebuah pekerjaan. Kalimat Pasif umumnya kontras dengan Kalimat Aktif atau yang biasa dikenal dengan Active Voice, kalimat ini bermakna suatu bentuk kata kerja transitif dimana subjek dari kalimat berpelaku sebagai ‘agen’, yaitu yang melakukan aksi dari sebuah pekerjaan.

    * Di bawah ini merupakan artikel yang mengandung kalimat Passive Voice :

           FRANKFURT, Germany (AFP) - Hamburg striker Paolo Guerrero has been banned for five matches for throwing a bottle at a fan after his side's goalless draw with Hanover last weekend, the German football federation (DFB) said on Thursday. The sanction means that the season is over for Guerrero, who had just returned from a serious knee injury, and he may not play in the Bundesliga again with his contract set to expire at the end of May. The Peruvian reacted angrily after being verbally abused at the entrance to the tunnel as he left the field. He threw a plastic bottle at a fan, striking him in the face, and has already been punished by his club with a substantial fine. The 26-year-old has been ordered to pay 20,000 euros by the DFB.



    Conditional Sentences


           Conditional Sentences adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan pengandaian suatu peristiwa yang belum terjadi atau bahkan tidak mungkin terjadi. Kalimat pengandaian ini ini akan tergantung pada bentuk waktu peristiwa yang diandaikan.

    >> Rumus Dari Conditional Sentence :

    Conditional 1. If + S + Present Tense, S + Future

    Conditional 2. If + S + Past Tense, S + Past Future

    Conditional 3. If + s + Past Perfect, S + Future Past Perfect


    * Dibawah ini adalah judul artikel yang mengandung kalimat Condition Sentences :

           If You Are Planing To Go To Zimbabwe You Need To Read This First - U.S. Economic Sanctions Against ZimbabweAmerican Hunters considering traveling to Zimbabwe need to read and familiarize themselves with the issued Executive Order imposing sanctions against specifically identified individuals and entities in Zimbabwe by the U.S. Treasury Department's Office of Foreign Assets Control (OFAC).This Executive Order prohibits U.S. persons, wherever located, or anyone in the United States from engaging in any transactions with any person, entity or organization found on this list which is compiled and regularly updated by the U.S. Treasury Department's Office of Foreign Assets Control (OFAC). This list also names properties where American hunters are forbidden to hunt legally.No American should have any dealing with anyone on this list or anyone associated to someone on this list. For more information please visit the web site of the U.S. Treasury Department's Office of Foreign Assets Control by clicking here, it provides a fact sheet with general information about the Zimbabwe sanctions program imposed by the new Executive Order.For the search result of OFAC's SDN (Specially Designated Nationals) List for Zimbabwe click here, otherwise to do your own search click here.Provide the OFAC's SDN List to your outfitter and have him confirm to you in a written statement that you will have no involvement with identified individuals and entities in Zimbabwe and that at no time will you be hunting on a sanction listed property. Criminal fines for violating the Executive Order or regulations to be issued pursuant to the Executive Order are severe. It is no guarantee of protection against prosecution.